FF- 1

FF- 1

Cause You !

Judul FF : Cause You !

Cast :
Kyuhyun (Super Junior)
Seo Joo Hyun (SNSD)

Support Cast :
All Member Super Junior
All Member SNSD
Ahh Sung Rin (OC)

Genre : Romance, Friendship (?)

Length : oneshoot

Author : chaicha atau chaaicha

Annyeong ^^
Aku hadir kembali nih readers *emang siapa yang nyariin ?* *engga ada* hehe
Aku nulis FF yang kedua nih. FF pertama aku yang judulnya My All Is In You lho~ hehe. Semoga FF aku yang ini di publish ama author yang baik yaaa hehe 😀
Nah., sekarang mending baca FFnya yaaa. Happy Readers ^^

*seohyun pov*

“mianhae aku harus pergi” ucap namjachinguku ini saat ia akan berangkat ke amerika.

“ne, oppa. Aku gapapa kok” ucapku sambil mencoba terus tersenyum di hadapannya.

Aku tak mau melihatkan kesedihanku di hadapannya. aku tak ingin ia terus kepikiran tentang ku saat ia sedang menuntut ilm di negri sebrang.

Namjachinguku adalah seorang anggota Super Junior. Sebuah BoyBand yang sangat hangat di perbincangkan dimana-mana. Yaa, walaupun ia sudah menjadi rang sukses dengan karir keartisannya, namun appa kyuhyun tetap tidak puas. Ia ingin anak laki-laki kesayangannya itu mengambil S2 di amerika.

Appanya menyuruhnya mengambil S2 supaya kyuhyun bisa melanjutkan bisnis keluarga mereka. Yaa memang, appanya adalah seorang pengusaha yang sukses di sini.

“seo, pesawatku akan landing. Aku berangkat. Jaga dirimu baik-baik. Jangan nakal yaa jagy” ucapnya sambil mencium keningku.

Ia segera berbalik dan berjalan mulai menjauhiku menuju ke pesawat.

Tes tes tes.

Butiran bening dari mataku ini sudah tidak bisa di tahan lagi. Setelah oppa berangkat, aku baru bisa mengeluarkan air mata ku ini. Aku tidak ingin melarang oppa untuk belajar, maknaya aku berpura-pura bahagia di hadapannya. padahal hatiku benar-benar menangis.

Untungnya saat ini aku memakai sebuah kacamata hitam yang menutupi matakaku. Membuat orang tidak terlalu melihat kesedihanku. Lagi pula, aku adalah anggota GirlBand SNSD. Sebuah GirlBand yang cukup terkenal. Akan ada gossip apabila aku ketauan mengantar kyuhyun pergi.

“sudah mengantarnya seo ?” tanya seorang yeoja saat aku memasuki mobil.

“sudah yoong. Dia sudah berangkat” ucapku sambil membuka kacamata, yeoja itu adalh yoona. Teman satu grupku.

Yoona tersenyum memandangku, “aku tau bagaimana sifat kyuhyun oppa. Dia tidak akan nakal kok” nasehat yoona padaku.

“aku percaya dia yoong”.

—–
-author pov-

Seorang yeoja cantik terlihat sedang duduk di café sambil menikmati segelas cappuccino hangat. Raganya memang berada di sini, tapi jiwanya sudah hilang entah kemana.

“efek hubungan kalian sudah sejauh ini yaa ternyata” ucap seorang namja yang tiba-tiba sudah duduk di hadapan yeoja itu.

“sungmin oppa” ucap yeoja tersebut.

“kyuhyun di sana baik-baik saja kok seo. Jadi jangan khawatir” nasehat sungmin.

Seohyun tersenyum tipis mendengar ucapan sungmin, “yang aku takut. Kyuroro melupakan ku oppa” ucapnya lirih.

“percaya padanya, itu adalah satu-satunya cara membuatmu kembali seperti dulu” ucap sungmin, tiba-tiba hpnya berbunyi. Ia segera menjauh dari tempat duduk seohyun untuk mengangkat telfon.

“percaya” ucap seohyun pelan “aku selalu percaya pada kyuroro kok. Cuma sekarang aku kangen dengannya” lanjutnya.

“aaa, maaf seo. Aku harus pergi. Tadi teuki hyung bilang kita harus latihan. Jaga dirimu baik-baik yaa” pamit sungmin lalu pergi.

—–

“percaya” kata-kata dari sungmin terus terniang di pikiran seohyun sampai ia kembali ke dorm SNSD.

“annyeong” sapanya saat memasuki dorm, ia segera pergi ke kamarnya.

“aku akan mengirim email pada kyuroro” ucapnya sambil membuka laptop bergambar keroro yang ada di mejanya.

“annyeong oppa, apa kabar ? aku sangat merindukanmu”.

Setelah mengirim email, seohyun tetap menunggu email balasan dari kyuhyun. ‘mungkin kyuroro belum sempat membukanya’ pikirnya.

Setelah menunggu sekitar 4 jam, ia akhirnya tertidur di atas meja belajrnya. Ia terlihat sangat lelah.

“kasihan sekali magnae, ia harus mengalami kondisi seperti ini” ucap taeyeon yang ternyata sejak 15 menit yang lalu bersama anggota SNSD yang lain sudah berada di depan pintu kamar seohyun.

“pasti ia sangat merindukan kyuroronya” ucap yuri.

“pasti, tadi aku mendapat kabar dari sungmin oppa, katanya ia tadi bertemu seohyun yang sedang melamun di café langganannya bersama kyuhyun” ucap sunny.

“kalian jangan hanya berkomentar. Ayo bantu aku membawa tubuh seo ke tempat tidur. Kasian kalau dia harus tidur dengan posisi seperti ini” ucap hyoyeon sambil mendekati seohyun dan diikuti oleh ketujuh member lainnya.

—–

Keesokan paginya seohyun terbangun di atas tempat tidur, ia sempat bingung. Bukannya semalam ia tertidur di depan laptop, tapi kenapa saat ia terbangun ia sudah berada di atas tempat tidurnya. Namun pikirannya tertuju pada eonni-eonninya yang memapahnya ke tempat tidur.

Setelah sadar 100%, ia langsung bangun dari tempat tidurnya dan pergi ke hadapan laptopnya. Mengechek email tentunya.

Tidak ada email baru.

Sebuah kalimat pendek yang membuat seohyun terkulai lemas. Tidak ada balasan ternyata.

Krekk.

Seohyun membuka pintu dan berjalan menuju ruang makan. Di sana semua eonninya sedang berkumpul sambil menikmati sarapan yang di buat oleh hyoyeon.

“kau tidak makan seo ?” tanya sooyoung saat melihat seohyun hanya minum segelas air putih dan akan kembali ke kamar.

“aku tidak lapar eon” jawabnya pelan.

“kau masih memikirkan kyuhyun ? baiklah kalau kau masih memikirkannya. Tapi jangan lupa pikirkan dirimu sendiri. Jangan sampai karena email tidak di balas kau lalu mogok makan” nasehat taeyeon.

Seohyun tecengang mendengar nasehat taeyeon barusan. Jadi mereka mengetahui semuanya ?.

“Sudah jangan di pikirkan seo. Ingat, habis ini kita harus latihan untuk acara amal” ucap Jessica.

“baiklah eon” ucap seohyun dan mengambil bangku di sebelah yoona.

Ia mulai makan, yaa walaupun hanya sedikit itu membuat eonnideulnya senang. Setidaknya untuk pagi ini perut seohyun tidak kosong dari makanan.

—–

Sudah hampir seminggu email yang di kirim seohyun belum juga di balas oleh kyuhyun. Sejujurnya, ia sudah mulai gundah dengan omongan para eonni dan oppanya yang mengatakan ia harus percaya pada kyuhyun.

Sudah berminggu-minggu tidak di hubungi, apakah bisa membuat kepercayaannya tidak tergoyahkan ?.

Brukk.

Tubuh seohyun ambruk saat mereka sedang latihan menari. Otomatis semua orang yang ada di ruangan itu mengerubunginya. Seohyun lalu di bawa ke sebuah sofa yang ada di ruangan itu.

“seo” “Seo” “Seo” “seo”.

Samar-samar seohyun mulai mendengar suara orang-orang yang memanggil namanya. Perlahan-lahan, ia mulai membuak matanya sambil memegangi kepalanya.

“aku kenapa ?” tanya seohyun sambil mencoba bangun.

“kau tiba-tiba saja pingsan magnae” jawab sunny, wajahnya sangat khawatir.

“kepalaku pusing” ucapnya sambil memegang kepalanya.

“sepertinya kau sakit. Lebih baik sekarang kau beristirahat” nasehat taeyeon.

“aku akan mengantarnya ke dorm” ucap yuri, ia lalu memapah seohyun ke dalam mobil.

—–

Cahaya mentari pagi mulai menerobos masuk ke dalam kamar seohyun dan hyoyeon. Namun, di kamar itu hanya tersisa seohyun yang baru saja terbangun karena merasa silau terkena siluet dari cahaya matahari tersebut.

“kyuroro” sebuah nama yang langsung terucap, nama seorang namja yang kini sedang di rindukannya.

“huft”.

Setelah menghela napas, ia segera bangun dari kasurnya dan berjalan keluar dari kamarnya.

“seorang artis korea yang sedang menempuh pendidikan di amerika, terlihat memilik hubungan istimewa dengan salah satu teman satu kampusnya. Minggu kemarin, mereka terlihat mengadakan kencan di sebuah taman hiburan. Namja itu adalah anggota dari sebuah BoyBand yang sudah sangat terkenal di korea”.

Sepotong berita terdengar tepat saat seohyun baru saja keluar dari kamarnya. Di depan layar tv, terlihat 6 eonninya yang sedang asik menikmati berita tersebut.

“feelingku sih itu kyuhyun” ucap tiffany.

“fany, hati-hati. Nanti magnae dengar. Lagi pula itu belum tentu kyuhyun kan ?” ucap Jessica.

“tapi aku yakin itu kyuhyun. Member boyband terkenal di korea, sedang menempuh pendidikan di amerika. Itu pasti kyuhyun”.

Degg .

Perkataan fany eonni ada benarnya. Apakah itu benar kyuroro ?.

“tapi suaramu bisa di kecilkan tidak ? jangan sampai magnae tau” omel Jessica
.
“ini adalah bukti kencan sang artis dengan temannya yang kami dapatkan” ucap sang pembawa acara.

“sudah, kalian yang jangan berisik. Itu ada fotonya” omel sooyoung.

Tak lama sebuah foto terpapang di layar tv mereka. Sebuah foto seorang namja dengan seorang yeoja berambut pendek.

*seohyun pov*.

“benarkan, itu kyuhyun” ucap fany eonni merasa menang.

Degg.

Itu benar foto kyuroro…. Dan siapa yeoja itu ? yaa tuhan, apa aku harus terus percaya pada kyuroro. Aku juga seorang yeoja yang cemburu melihat kekasihnya berduaan dengan yeoja lain.

Tunggu dulu, kata pembawa acara itu. Foto itu di ambil menggu kemarin ? bukankah minggu kemarin aku mengirimi kyuroro email ? pantas saja ia tidak membalas emailku. Karena ia sedang asyik dengan yeoja itu.

“makanan sudah siap. Magnae ? apa yang sedang kau lakukan ?” ucap hyo eonni dari belakangku. Sontak semua eonni yang sedang menonton tv menoleh ke belakang.

Ku lihat fany eonni kaget melihat keberadaan ku. Mereka pasti baru sadar kalo dari tadi aku terus menonton acara itu dari belakang mereka.

“hey ada apa ? ayo kita makan. Aku dan hyo sudah membuatkan nasi goreng loh” ajak taeng yang langsung menarik tanganku ke ruang makan.

Semua sudah duduk di tempatnya masing-masing. Aku duduk tepat di hadapan fany eonni. Wajahnya menampakkan penyesalan atas ucapannya tadi.

“mianhae seo, jeongmal mianhae” ucap tiffany eonni yang sontak membuat semua pandangan beralih dari melihatnya lalu melihat ke arahku..

“aku sudah kenyang” ucapku lalu pergi keluar dorm.

—–

*author pov*.

“aku sudah kenyang” ucap seohyun lalu pergi keluar dorm.

“ada apa ini sebenarnya ?” tanya taeng yang bingung atas kejadian barusan.

Tiffany akhirnya memeberitahu taeng dan hyo tentang kejadian tadi. Kejadian waktu mereka menunggu makanan siap.

“hmm, memang kau tidak sepenuhnya salah. Tapi kau terlalu ‘sesuatu’ saat mengatakan itu” nasehat taeng yang sebenarnya ia tidak tega mengatakan bahwa fany terlalu antusias merusak hubungan percintaan magnaenya itu.

“aku reflek eon” ucapnya mereasa bersalah.

—–
*seohyun pov*.

Aku masih kesal dengan ucapan tiffany eonni tadi. Cukup. Aku tidak bisa menunggu lama lagi. Aku harus mengetahui sebenarnya.

Aku melangkahkan kaki ke arah dorm super junior. Saat sampai di depan dorm, aku melihat seorang namja yang baru saja turun dari taksi. Cho kyuhyun.

Kekesalanku padanya perlahan hilang saat melihat wajahnya. perlahan, aku mulai mendekatinya. Namun baru 2 langkah aku maju. Terlihat seorang yeoja yang ada di foto tadi baru saja keluar dari taksi.

Kekesalanku kembali naik saat mengetahui bahwa mereka datang berdua. Kekesalanku kembali memuncak saat aku melihat mereka sedang bereplukan lalu bercikpika-cipiki (?). Yeoja itu kemudian mulai memasuki taksi dan pergi dari lobby dorm.

Diam-diam aku mengikuti kyuhyun memasuki dormnya. Saat sampai di depan pintu, aku sengaja tidak memencet bel atau menegtuk pintunya. Aku ingin mendengar sesuatu yang mungkin akan kyuhyun ucapkan pada hyungnya. Perlahan aku mulai mendengar pembicaraan mereka.

“kalian tidak jadi putus kan ?” tanya sungmin oppa. Putus ? denganku ?

“kau mengapa mengucapkan demikian hyung ?” terdengar suara wokkie oppa

“abis dia bilang, sebelum dia berangkat. Dia kemungkinan akan memutuskan hubungannya dengan seo” jawab sungmin. Deg, jadi itu alasan ia tidak membalas emailku. Karena ia ingin menyudahi hubungan kami.

“hey, kau naik apa ke sini ?” tanya teuki oppa mengalihkan pembicaraan.

“naik taksi hyung, tadi aku bersama sung rin” jawab kyuhyun.

“sung rin ? yang mantan kekasihmu itu kyu ?” tanya eunhyuk.

“yang katanya dulu paling kau sayang kan ?” jelas heechul .

Cukup. Aku sudah tidak mau mendengar ocehan mereka lagi. Perlahan aku mulai meninggalkan dorm mereka.

—–

Satu… dua… tiga…
Satu… dua… tiga…

Saat ini kami sedang berlatih untuk mengisi sebuah acara di salah satu saluran televise.

“latihan kita selesai” ucap taeng .

“akhirnya, yoona, ayo kita makan. Aku sudah lapar” ucap sooyoung.

“aku ikut” rengek fany eonni yang di ikuti oleh beberapa member yang lain.

“baiklah, tapi nanti dulu. Aku masih lelah” ucap sooyoung.

Tiba-tiba saat kami sedang istirahat, pintu terbuka. Sejurus kemudian, terlihat seorang namja tampan tersenyum sambil memasuki ruang latihan.

“kyuhyun oppa” sapa taeng, kyuhyun tersenyum ke arah taeng.

Aku sudah muak melihat senyum yang dulu paling aku rindukan itu. Aku tau maksud kedatangan dia kesini untuk apa. Dia datang kesini untuk mengakhiri hubungan kami kan ?.

“kami pergi dulu oppa. Mau makan hehe” ucap taeng yang langsung di ikuti member lainnya kecuali aku, pergi menuju kantin..

“seobaby” panggilnya, aku hanya menjawab dengan sebuah senyum yang terlalu di paksakan.

“gwaenchana jagiya ? mukamu muram sekali” komentnya, yaa. Ini semua karena kamu kan ?.

“aku sangat meridukan mu chagi” ucapnya sambil berusaha memelukku, aku sontak mundur beberapa langkah.

“wae ?”.

“aku rasa aku sudah tau maksud kedatangan oppa ke sini untuk apa” ucapku, wajah tampannya menyiratkan kebingungan.

“yaa, aku mengerti. Sepertinya ini memang yang terbaik” “aku menyetujuinya. Mulai hari ini hubungan kita sebagai sepasang kekasih berakhir” ucapku yang membuat mata kyuhyun oppa hampir keluar.

“apa yang kau katakan ?” tanyanya bingung.

“aku sudah tau semuanya oppa. Gomawo untuk sebelumnya. Kau memang lelaki terbaik yang pernah aku kenal selain ayahku” ucapku langsung pergi meninggalkan kyuhyun yang di balut tanda tanya.

—–

*kyuhyun pov*.

“yaa, aku mengerti. Sepertinya ini memang yang terbaik” “aku menyetujuinya. Mulai hari ini hubungan kita sebagai sepasang kekasih berakhir” ucap seohyun yang membuat mataku hampir keluar.

“apa yang kau katakan ?” tanyaku bingung.

“aku sudah tau semuanya oppa. Gomawo untuk sebelumnya. Kau memang lelaki terbaik yang pernah aku kenal selain ayahku” ucapnya langsung pergi meninggalkanku yang di balut tanda tanya.

Apa maksudnya ? kenapa tiba-tiba dia memutuskan hubungannya denganku ? apa aku mempunyai kesalahan ?.

Aku berjalan gontai keluar dari ruang latihan snsd. Hari ini benar-benar berat bagiku. Seohyun adalah satu-satunya wanita yang aku cintai sepenuh hati.

“kyuhyun” sapa seseorang sambil menepuk pundakku.

“hyung” jawabku parau.

“kau kenapa cho kyuhyun ? wajahmu muram sekali ?” tanya hyungku ini, sungmin.

“seohyun memutuskan hubungan kami” jawabku.

“memangnya apa yang kau lakukan sampai dia memutuskanmu ?” tanya sungmin hyung.

Aku menyerditkan bahuku, “mungkin dia bosan” jawabku pasrah.

“seohyun bukan type wanita seperti itu kyu” nasehat sungmin, yaa memang benar. Seohyun itu bukan type wanita yang ketika sudah bosan akan meninggalkan kekasihnya.

Lalu atas dasar apa dia memutuskan hubungan kami ? entah, aku bingung.

—–
*seohyun pov*.

‘pabo! Dasar kau seo joo hyun, yeoja pabo!’ umpatku sambil terus menyalahkan diriku sendiri. Ya, aku memang seorang yeoja bodoh. Yeoja yang egois memutuskan seorang namjachingunya. Padahal ia masih benar-benar menyukai namjachingunya itu.

Tes tes.

Ini bukan suara tangisku. Melainkan suara air hujan yang perlahan mulai turun membasahi kota. Aku terus berjalan, melewati sebuah taman penuh kenangan dengan kyuoppa. Langkahku terhenti, aku diam mematung di depan pintu masuk taman. Sebuah cerita masa lalu tiba-tiba terlintas kembali.

:Flashback:.

Tes tes tes.
Beberapa butir air, turun dari langit. “sebentar lagi akan hujan” ucapku sambil memgang tetesan air tadi. Tiba-tiba, tetesan air itu semakin banyak dan hujan pun mulai deras.

Kyuhyun segera pergi menuju sebuah saung yang memang di sediakan untuk berteduh di saat seperti ini. Namun, aku masih berdiri di sini. Merasakan air hujan yang terus membasahi tubuhku.

“ya seo joo hyun. Apa yang kau lakukan ?” teriaknya padaku dari saung, aku tidak mendengarkan omelannya itu. Aku terus berkonsentrasi pada hujan.

“pabo ! kau ingin sakit ?” omelnya sambil menggunakan jaketnya untuk menutup kepalaku agar tidak basah. Memang omongannya cukup pedas, tapi aku tau kalau dia itu sangat khwatir padaku.

“sudah lama aku tidak bermain hujan. Sekarang aku ingin mandi hujan” ucapku sambil melepas jaket kyuoppa dari kepalaku.

“kau ini, nanti kalau kau sakit bagaimana ? aku yang akan di omelin sama eonnideulmu” ucap kyuoppa, ternyata dia punya rasa takut juga pada para eonnideulku hihi.

“anio oppa, aku yang akan menjelaskan pada mereka. Ayoo kita main hujan” ajakku sambil menarik tangan kyuhyun menyusuri taman.

Sekarang, kami sedang duduk di bangku taman. Sebuah tempat yang biasanya ramai, namun karena sekarang sedang hujan tempat ini menjadi sepi.

“saranghaeyo seo joo hyun” ucap kyuhyun sambil memperhatikanku

“nado saranghaeyo oppa” jawabku sambil memeberikan senyum yang manis. Tiba-tiba kyuoppa mendekatkan wajahnya ke arahku. Lebih tepatnya bibirnya ke bibirku. Sekarang kami sedang berciuman di bawah rintikan hujan. Romantis.

:flashback:.

Tes tes.
Sekarang, perlahan air mataku mulai turun. Bercampur dengan air hujan yang cukup deras saat itu. Kenangan tetang ciuman pertamaku yang di ambil oleh kyuhyun oppa tidak akan pernah aku lupakan.

“Kau jahat cho kyuhyun. Kau jahatttt” teriakku yang beradu dengan suara air hujan.

Dukk.

Aku terduduk lemas di depan taman. Sungguh, ini pertama kalinya aku merasa seperti ini. Aku memang tidak sempurna, tapi kenapa orang yang aku cintai tidak bisa mencintaiku dengan tulus. Aku sudah percaya kepadanya, tapi kenapa ia tidak menjaga kepercayaanku itu.

—–
*author pov*.
“yeoboseo ?” ucap leeteuk sambil mengangkat telfon dorm.

“Apa ? seohyun belum pulang ?” teriak leeteuk panik, ia segera melihat jam yang ada di ruang tv. Jam 22.30.

“baiklah, akan aku cari” ucap leeteuk sambil menutup telfon.

“hyung, tadi siapa ?” tanya kyuhyun yang baru saja dari dapur.

“taeng, dia bilang sampai sekarang magnae snsd belum pulang” ucap teuki, wajah kyuhyun berubah panik.

“aku akan mencarinya” ucap kyuhyun langsung meninggalkan dorm
—–

*kyuhyun pov*

Seohyun belum pulang ? yaa tuhan, ada apa ? kenapa dia belum pulang. Walaupun ia sudah memutuskan hubungan kami, tapi tetap saja aku masih mencintainya.

Sebenarnya, besok aku harus kembali ke amerika. Tapi kalau tau seohyun belum pulang, aku jadi tidak tenang. Lebih baik aku tidak kembali ke amerika dari pada harus kehilangan seohyun.

Jalanan masih lumayan licin karena sisa hujan tadi sore. Sudah hampir satu jam aku mengelilingi kota ini. Namun wajah yeoja itu masih belum kelihatan.

Aku memberhentikan mobilku di depan taman kenangan kami. “kemana kau seo joo hyun ? kau membuatku cemas” ucapku sambil bersandar di bangku pengemudi.

Firasatku bilang, aku harus mencari disekitar taman ini. Antara percaya atau tidak, aku segera keluar dari mobil dan pergi ke taman.

“seohyun” ucapku saat melihat tubuh seorang yeoja tergeletak di atas bangku. Pingsan.

Wajahnya pucat, sepertinya ia kehujanan. Aku segera membawa yeoja ini ke dalam mobil dan membawa mobilku menuju rumah sakit.

——
*author pov*

Beberapa yeoja dan seorang namja terlihat duduk di depan ruang rawat sambil memasang wajah khawatir. Salah seorang yeoja itu terlihat sedang tertidur di bangku ruang tunggu.

“eonni, bangun. Bisakah kau tidak tidur disaat seperti ini ?” omel yoona kepada Jessica yang masih tertidur.

“YAA, Jessica jung ! bisakah kau bangun ! ini bukan saatnya untuk tidur. Dongsaenmu sekarang sedang sakit” omel taeyeon.

Jessica segera membuka matanya saat mendengar bentakan taeng, “mianhae, dari semalam aku belum tidur” sesalnya.

Beberapa menit kemudian, seorang dokter keluar dari ruang periksanya. “bagaimana keadaan seohyun ?” tanya taeng.

“kondisi seohyun sudah mulai membaik. Lain kali, kalian harus menjaganya lebih baik lagi, jangan sampai dia kehujanan seperti tadi” nasehat dokter.

“pasti, gamsahamnida dok” ucap taeng, dokter mengangguk lalu segera pergi.

—–
*seohyun pov*.

“magnae” panggil taeng eonni sambil berlari ke arahku, wajahnya benar-benar khawatir.

“bagaimana keadaanmu ? apakah ada yang sakit ?” tanya taeyeon.

Baru saja aku membuka mulut, ingin menjawab pertanyaan taeyeon eonni. “apakah kau lapar ? atau kau masih terasa dingin ? ayolah seo katakan saja kalau ada yang sakit” ucap yoona.

Sebenarnya ada yoong yang sakit, hatiku sakit. Sakit karena harus putus dari kyuhyun oppa.

“seohyun ?” tanya yuri .

“ahh, ne ?” .

“ada yang ingin bertemu denganmu” lanjutnya, aku menaikkan sebelah alisku. “siapa ?”

Seorang namja berjalan ke arahku. Namja yang paling aku sayang. Cho kyuhyun.

“kami keluar dulu” pamit sooyoung lalu menggiring semua eonnideul keluar.

—–
*author pov*.

“annyeong” ucap kyuhyun, seohyun hanya membalas dengan senyum getir.

“bagaimana keadaanmu ?” tanya kyuhyun lagi.

“sudah lumayan” jawab seohyun ketus.

Kyuhyun tersenyum miris sambil memandang seohyun. Ia berusaha mengatur detak jantungnya yang sudah tidak stabil lagi. Ia sekarang bingung harus bagaimana menghadapi seohyun.

“mianhae” hanya kata itu yang bisa keluar dari mulut kyuhyun.

“untuk apa ? harusnya aku yang mengucapkan kata itu ke oppa. Aku tau, aku terlalu egois. Aku menahan oppa, sehingga oppa tidak bisa mencintai orang yang benar-benar oppa suka. Sekarang aku tau aku harus bagaimana oppa. Aku senang kalau kau bisa berbahagia dengan yeoja beruntung itu” ucap seohyun sedikit serak. Ia menahan air matanya.

“aku hanya mencintaimu seo joo hyun” ucap kyuhyun.

Seohyun tersenyum miris mendengar ucapan kyuhyun, “sudahlah oppa. Aku sudah tau semuanya. Tentang hubunganmu dan yeoja itu. Aku juga sudah tau tentangmu yang sebenarnya akan memutuskanku sebelum kau berangkat ke amerika. Aku sudah tau kenapa kau tidak membalas emailku waktu itu. Aku sudah tau yang sebenarnya oppa”.

“hubunganku dengan yeoja yang mana ? mianhae soal ucapanku yang akan memutuskanmu. Tapi itu kuucapkan karena aku takut menyakitimu tentang hubungan jarak jauh ini. Dan soal aku belum membalas emailmu, mianhae, jeongmal mianhae. Selama di amerika aku belum membuka laptop” jelas kyuhyun, seohyun hanya diam memandang kyuhyun.
“seohyun, bisakah kau memberitahu kesalahanku ? mianhae, aku memang bukan namja sempurna yang cocok untukmu. Tapi berikan aku waktu, berikan aku waktu untuk belajar menjadi namja sempurna itu. Namja yang cocok bersanding untukmu” ucap kyuhyun.

“kata-katamu terlalu berlebihan untukku oppa. Aku in ini bukan wanita sempurna seperti yang kau katakana oppa. Aku tidak pantas untukmu”.

Kyuhyun diam mendengar ucapan yeoja yang paling ia sayangi ini. Air matanya bahkan hampir keluar sekarang.

“aku ingin istirahat. Pergilah” usir seohyun. Mau tidak mau, kyuhyun pun segera keluar dari ruangan seohyun.

—–

“bagaimana kyu ?” tanya taeyeon saat kyuhyun keluar dari ruangan seohyun.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya. “dia marah padaku”.

“kau berbuat kesalahan yang fatal sih oppa. Kalau aku jadi dia aku pasti akan marah seperti ini” ucap sooyoung.

Kyuhyun menyatukan kedua alis matanya. Ia tau, bahwa sooyoung mengetahui letak masalah tentang dirinya dan seohyun.

“apa yang membuat dia marah padaku soo ?”

“kau tidak sadar ? sekitar seminggu yang lalu hyunie mengirimimu email. Tapi kau tidak membalasnya. Kau malah asik jalan berdua dengan wanita di kampusmu dan ketauan oleh wartawan infotaiment” jelas sooyoung.

“lalu kau juga masih terlalu dekat dengan mantan pacar yang dulu sangat kau sayangi kan ? itu puncaknya yang membuat hyunnie seperti ini” jelas hyoyeon..

Semua member melihat ke arah hyoyeon, “kau tau dari mana hyo ?” tanya yuri.

“kalian lupa ? aku kan sekamar dengannya. Jadi waktu dia sedang galau karena kyuhyun, aku pura-pura tidur dan mendengarkan curatnya pada boneka keroro yang kau berikan oppa” jelas hyoyeon, semua member mengangguk tanda mengerti.

—–

Pagi ini seohyun pulang dari rumah sakit. Dari kedelapan eonnienya, hanya sunny yang menjemput seohyun.

“eonniedeul kemana ?” tanya seohyun saat sunny sedang merapihkan baju seohyun.

“mereka sedang sibuk hyunnie” jawab sunny.

“nah sudah siap. Ayo kita pulang” ajak sunny sambil menarik tangan seohyun keluar dari ruang inapnya itu.

Sebenarnya seohyun merasa sedih. Karena hanya sunny yang menjemputnya. Sepenting apa sih pekerjaan mereka sampai tidak sempat menjemputku ?.

“kau kenapa hyunnie ?” tanya sunny yang melihat seohyun terus menatap ke layar handphonenya.

“a.. anio eonni. Aku hanya membaca sms dari eomma” jawab seohyun berbohong. Sebenarnya seohyun sedang melihat foto dirinya dan kyuhyun oppa saat mereka sedang jalan-jalan ke pulau jeju tahun lalu.

Sunny sebenarnya merasa ada yang janggal dengan jawaban seohyun tadi. Tapi dia mencoba percaya pada dongsaeng kesayangannya itu.

—–

“nah, sekarang kita sudah sampai hyunnie” ucap sunny agak sedikit berteriak saat ia dan seohyun sudah sampai di depan dorm snsd.

“eonni kenapa teria-teriak ? gangguin tetangga takutnya” ucap seohyun, sunny hanya cengengesan waktu di tanya begitu.

Sunny membuka pintu dorm. Keadaan di dalam dorm tidak terlalu kelihatan. Karena semua lampu di matikan.

Seohyun merasa ada yang janggal. Kenapa saat waktu sudah hampir sore begini tidak ada satu pun lampu yang dinyalakan ?.

“jangan bilang manager belum bayar listrik ?” tanya seohyun memastikan sambil mulai masuk ke dalam dorm.

“bukan hyunnie. Mungkin emang lagi mati lampu” .

Tiba-tiba semua lampu yang mati menyala. Dan di sana terlihat ke tujuh eonninya dan semua member super junior sedang tersenyum memandangnya. Bukan, bukan semua member super junior. Karena sang magnaenya tidak ada dalam formasi itu.

Sebenarnya seohyun kangen dengan orang itu. Setan yang selalu ada dalam hatinya. Dari dulu sampai sekarang.

“kau mencari kyuhyun ?” tanya donghae.

“a..anio” jawab seohyun mengelak.

“sudah jujur saja. Mumpung dia tidak ada” ucap donghae lagi.

Seohyun akhirnya menyerah. Ia pun mengatakan yang sejujurnya pada eonnideul dan oppadeulnya.

“aku memang……..merindukannya” ucapnya jujur sambil menunduk.

“benar kau merindukan ku ?” ucap seorang namja sambil berdiri di depan seohyun.

“kyuhyun oppa ? kau mendengar semuanya” .

“ahh, ne. aku juga sangat merindukanmu chagiyaaaaa” ucapnya sambil memeluk seohyun.

“hentikan oppa” ucap seohyun sambil melepas pelukan kyuhyun .

“kenapa ?”.

“kita kan sudah putus” capnya ragu-ragu.

“sudahlah kyuhyun, cepat beritahu yang sebenarnya” desak leeteuk.

Seohyun mengerutkan kedua alis matanya. Menjelaskan tentang apa ?.

“mianhae. Sebenarnya aku tidak ingin putus dengan mu seo joo hyun” ucap kyhyun.

“tau kok oppa. Kan oppa sudah bilang itu waktu dulu”.

“kalau sudah tau kenapa tetep putus ?” omel kyuhyun.

“karena aku ingin oppa bahagia dengan mantan pacar oppa itu. Aku tidak mau memaksakan kehendakku”.

“mantan pacar siapa ? Ahh Sung Rin ?” tanya kyuhyun, seohyun mengangguk.

“aku sudah tidak mencintainya hyunnie. Waktu mau pulang ke korea, kebetulan aku ketemu sama sung rin. Karena aku engga dapet taksi dari bandara, makanya aku nebeng pulang sama dia” jelas kyuhyun, “percayalah” lanjutnya.

“lalu dengan fotomu yang beredar sedang jalan berdua bagaimana ?” tanya tiffany tiba-tiba.

“foto itu ? saat itu sebenarnya aku sedang jalan bersama teman-teman kelasku. Namun media saja yang terlalu membesar-besarkan. Bilangnya aku jalan berdua, padahal aku jalan bersama 9 orang lainnya” jelas kyuhyun.

“sekarang semuanya udah jelas kan hyunnie ?” tanya taeyeon, seohyun mengangguk.

“kau mau bersama lagi dengan kyuhyun kan ?” tanya leeteuk lagi.

“saranghae seo joo hyun” ucap kyuhyun yang tiba-tiba berlutut di hadapan seohyun.

“wold you be my girl ? again ?” ucap kyuhyun sambil memegang tangan seohyun.

Seohyun memandang kyuhyun. Ia mencari kejujuran dan ketulusan di mata namja ini.

“nado saranghae oppa” jawab seohyun.
—–

Seohyun dan kyuhyun sedang memandang bintang di balkon dorm snsd. Di dalam dorm, semua member super junior dan snsd sedang menonton acara di salah satu stasiun televise.

“oppa kapan kembali ke amerika ?” tanya seohyun.

“sepertinya aku tidak akan kembali ke sana. Aku akan membujuk kedua orang tua ku supaya mengulihkanku di sini. Aku tidak ingin berpisah dengan mu seohyun” jawab kyuhyun.

Seohyun tersenyum malu mendengar ucapan kyuhyun barusan. Ia segera mengalhkan pandangannya ke langit.

“seohyun” panggil kyuhyun, seohyun menengok ke arah kyuhyun.

“aku punya lagu buat kamu. Dengerin yaa” ucap kyuhyun sambil mulai menarik napasnya.

Love oh baby my girl
Geudaen naui juhnbu nunbushige areumdawoon
Naui shinbu shini jushin suhnmul
Haengbokhangayo geudaeui ggaman nunesuh nunmuri heureujyo
Ggaman muhri pappuri dwel ddaeggajido
Naui sarang naui geudae saranghal guhseul na maengsehalgeyo

Geudaereul saranghandaneun mal pyuhngsaeng maeil haejugo shipuh
Would you marry me? Nuhl saranghago akkimyuh saragago shipuh

Geudaega jami deul ddaemada nae pare jaewuhjugo shipuh
Would you marry me? Iruhn naui maeum huhrakhaejullae?

Pyuhngsaeng gyuhte isseulge (I do) Nuhl saranghaneun guhl (I do)
Nungwa biga wado akkyuhjumyuhnsuh (I do)
Nuhreul jikyuhjulge (My love)

Hayan dressreul ibeun geudae tuxedoreul ibeun naui moseup
Balguhreumeul matchumyuh guhdneun woori juh dalnimgwa byuhre
I swear guhjitmal shiruh uishimshiruh
Saranghaneun naui gongju Stay with me

Wooriga naireul muhguhdo wooseumyuh saragago shipuh
Would you marry me? Naui modeun nareul hamgge haejullae?

Himdeulgo uhryuhwuhdo (I do) Neul naega isseulgge (I do)
Woori hamggehaneun manheun nal dongan (I do) Maeil gamsahalge (My love)

Orae juhnbutuh nuhreul wihae junbihan
Nae sone bitnaneun banjireul badajwuh
Oneulgwa gateun maeumeuro jigeumui yaksok giuhkhalge
Would you marry me?

Pyuhngsaeng gyuhte isseulge (I do) Nuhl saranghaneun guhl (I do)
Nungwa biga wado akkyuhjumyuhnsuh (I do) nuhreul jikyuhjulge (I do)

Himdeulgo uhryuhwuhdo (I do) Neul naega isseulgge (I do)
Woori hamggehaneun manheun nal dongan (I do) Maeil gamsahalge (My love)

Nawa gyuhrhonhaejullae? I do
(Super Junior – Marry U)

“oppa” ucap seohyun tak percaya, tiba-tiba kyuhyun berlutut di hadapan seohyun.

“seo joo hyun, Nawa gyuh rhonhae jullae?” tanya kyuhyun sambil memebuka sebuah kotak cincin berwarna biru shappire.

Seohyun tidak bisa berkata apa-apa. Ia benar-benar dengan apa yang dilakukan kyuhyun.

“yes I do oppa. Saranghae” ucap seohyun, kyuhyun lalu memasangakan sebuah cinicn emas putih ke jari manis seohyun.

Kyuhyun lalu bangun dan memeluk calon istrinya itu. “nado saranghae chagiyaa” ucapnya sambil mencium kening seohyun.

-END-

Selesai juga akhirnya FF ini. Mianhae kalo mengecewakan. Aku cuma pengen memenuhi permintaan di FFku yang sebelumnya. Biar SeoKyunya Happy Ending hehe. Gamsahamnida yaa yang udah nyempetin waktu untuk baca FF ini. Oiya, numpang promo sedikit. Jangan lupa follow @ichaahae yaa. Mention aja biar di follback #apabangetlah hehe 😀

Iklan