Stay Without You – part 1

Cast :

Seo Joo Hyun –SNSD-

Cho Kyuhyun –Super Junior-

Length : Chapter

Author: chaicha~

Annyeong ^^

Author balik lagi nih. Oiya, Han Sang Hae imnida, tapi kalian bisa manggil aku cukup icha aja kok *pengen banget* Aku ini dulu pernah nulis ff yang My All Is In You. Gimana inget engga ? *readers: engga inget!*  *author brb mau terjun ke pelukan donghae (?)*

Emm, ini adalah FF pertama yang aku bikin pake part-partan. Maksudnya yang dibikin ber-chapter-chapteran. Makanya jangan lupa dibaca yaa. Okedeh, berhubung kalian udah engga sabar mau baca *amin amin* Happy Reading yaa Chingu 😀

 

Stay without you~

Part one~

“oppa… Kyuhyun oppa” panggil seorang gadis sambil menajamkan pengelihatannya pada laki-laki yang kini ada dihadapannya.

Namja itu menoleh santai lalu sedetik kemudian ia membulatkan matanya. Membuat mata sipitnya hampir keluar dari tempatnya.

“Hyunie~ kau sedang apa ?” ucapnya kaku sambil menatap sekeliling.

“Aku mengantar Hyoyeon eonni berbelaja. Oppa sendiri sedang apa ?” Tanya gadis itu

“ah, Aku…… Aku sedang jalan-jalan bersama Eunhyuk. Em, Hyunie, Aku pamit dulu yaa” ucapnya sambil meninggalkan yeoja itu sendirian.

“aneh” komentar Seohyun

***

*Seohyun POV*

Aku mendengus kesal menatap layar iphone ku. Sudah hampir dua hari namja itu tidak menelponku. Aku sudah mencoba menelponnya, tapi tidak bisa.

“Magnae, Kau sedang apa ? cepatlah bersiap-siap. Sebentar lagi Kita harus segera ke kantor. Ada yang ingin manager bicarakan” ucap Taeyeon eonni. Aku segera menuju kamar dan bersiap-siap.

Kami baru saja memasuki gedung SMent. Yuri eonni berjalan disebelahku sambil terus memainkan iphonenya. Sesekali Ia tersenyum sambil terus menatap layar hpnya tersebut. Ah, palingan eonni sedang bersms dengan Minho oppa. Setauku, mereka sudah berpacaran sejak tiga bulan yang lalu.

“oppa” sapa Taeyeon eonni saat baru memasuki ruang latihan SNSD. Di sofa, terlihat sorang namja yang sudah menekuk tangannya didepan dadanya.

“mianhae kami terlambat. Tadi Jessica telat bangun” ucap Taeyeon eonni yang langsung mendapat pelototan dari Sica eonni.

Manager Kim menghela napasnya. Ia tahu, kalo Sica eonni memang paling susah bangun tidur.

“baiklah… sekarang, ada yang ingin Saya beritahu” ucapnya

“SM Town Paris akan segera dilaksanan. Setelah dari Jepang. Kalian akan langsung pergi kesana”

“mwo ? jadi kami tidak ke Korea dulu ?” Tanya Sooyoung eonni

Manager Kim menggeleng, “anio. Tidak ada waktu untuk kembali ke Korea. Jadi kalian harus mempersiapkan diri kalian. Dan untuk Seohyun, Kau masih harus berduet dengan Kyuhyun dari Super Junior di Paris nanti”

“ne oppa, arraso” jawabku

Akhirnya ada kesempatan Aku dan Kyuhyun oppa akan berduet. Ahh, Aku benar-benar menyukai saat-saat seperti itu. Karena duet ini lah Kami beruda dekat bahkan sampai menjalin hubungan seperti ini.

***

“eonni, cepatlah” ucapku tak sabar saat sampai dibandara.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dari Jepang. Akhirnya Kami sudah sampai di Paris. Andai Aku kesini bukan karena urusan pekerjaan. Andai, Aku datang kemari dengan Kyuhyun oppa untuk melaksanakan liburan berdua.

Ahh, Aku jadi merindukan namja itu. Sejak di Jepang kemarin Aku putus kontak dengannya. Bukan, bahkan sejak Kami di Korea Aku susah sekali menghubunginya.

“Hyunnie, Kau sudah merapihkan barangmu ?” Tanya Yoona eonni

“sedang Ku lakukan eonni. Waeyo ?”

“cepatlah. Ahjuma sudah menunggu kita dibawah. Kau taukan kalau kita terlambat dia akan seperti apa ?” Tanya Yoona eonni. Yaa, Taeyeon eonni memang paling tidak suka menunggu. Jadi, Aku percepat pekerjaanku sebelum Kami terlambat.

“astaga eonni” ucapku sambil menepuk keningku.

“waeyo ? Taeyeon eonni sudah menunggu dibawah Hyunnie”

“dompetku ketinggalan. Eonni duluan saja, nanti Aku langsung ke bawah” pamitku sambil berjalan menuju kamar.

Setelah mengambil dompetku. Aku segera ke bawah. Berharap Mereka tidak menungguku terlalu lama. Setelah memencet tombol dilift, tak lama pintu terbuka. Dan pemandangan di dalam lift bukanlah pemandangan yang biasa.

Ku lihat, seorang namja dan yeoja sedang berpegangan tangan. Mesra. Itulah kata yang tersirat dalam pikiranku.

“Hyunnie” panggil Kyuhyun oppa. Aku memundurkan beberapa langkahku dan segera berlari menjauhi kedua orang tersebut.

***

Cahaya matahari samar-samar menyeruput masuk ke dalam kamarku. Setelah berbelanja dengan member SNSD kemarin, Aku langsung tidur. Bahkan barang belanjaanku saja masih berantakan di bawah kasur.

Aku melihat sekelilingku. Tidak ada Yoona dan Sooyoung eonni. Pasti mereka sedang sarapan. Aku mendengus sebal. Bukan karena Aku ditinggal sarapan, tapi karena mengingat kejadian semalam. Kyuhyun oppa bergandengan tangan dengan orang lain.

Aish, paboya. Aku tidak melihat siapa perempuan itu. Harusnya Aku memastikan siapa yeoja itu.

Krekk

Ku dengar pintu terbuka. Terlihat dua orang yeoja yang masuk ke dalam kamar sambil bercengkrama.

“kau baru bangun Hyunni ? aish, cepatlah cuci mukamu dan sarapan” omel Sooyoung eonni saat melihatku masih duduk diatas tempat tidur.

“ne eonni”

***

*author POV*

Gadis itu masih memandangi piring makannya yang berisi sepotong roti dan sayur-sayuran. Bukannya sayang untuk memakan makanan itu. Tapi ia masih terbayang dengan peristiwa yang baru saja ia alami kemarin.

Entah untuk keberapa kalinya, gadis itu menghela napas pendek. Mencoba melupakan sejenak masalahnya dan berusaha mengisi perutnya yang kosong dari semalam. Tapi, ternyata tidak mudah. Ia bukan Sooyoung eonni yang malah harus makan disaat hatinya gundah.

Akhirnya setelah menghela napas yang lumayan panjang. Ia memutuskan untuk memakan roti yang hampir dingin itu. Kalau bukan karena ingat tentang rutinitas grupnya yang sedang padat, ia tidak akan memakan makanan itu.

“kau ada masalah ?” ucap seorang namja sambil duduk dihadapannya.

Gadis itu tersentak dan menghentikan memotong rotinya, “Changmin oppa”

Namja yang bernama Changmin itu tersenyum ramah. “apa benar kau ada masalah Seohyun ? dari tadi ku perhatikan, Kamu seperti sedang memikirkan sesuatu”

“ahh, anio oppa. Aku sedang tidak memikirkan apa-apa kok”

“kau sangat tidak pandai berbohong Hyunni. Waeyo ? kenapa pagi-pagi wajahmu sudah muram ?”

“anio oppa. Tadi Aku hanya sedikit pusing. Dan sekarang sudah baikkan” jawab Seohyun sambil memberikan senyuman dengan bentuk (?) menyakinkan.

“yaa baiklah. Tapi, kalau Kau ada masalah kau bisa ceritakan padaku. Arraso ?”

“ne oppa”

Changmin menepuk-nepuk pundak Seohyun lalu segera pergi meninggalkan gadis itu sendiri lagi. Merasa napsu makannya sudah hilang. Seohyun segera meninggalkan restaurant itu dan pergi menuju kamarnya.

“Hyunni” panggil seorang namja yang sedari tadi menunggu gadis itu di luar restaurant.

Merasa namanya terpanggil, Seohyun mencari asala suara yang memanggilnya. Di sana hanya terlihat seorang namja yang sedang menatapnya dengan tatapan penuh arti. Tatapan kerinduan.

Namun berbeda dengan namja itu, Seohyun bahkan langsung mengalihkan wajahnya saat mengetahui siapa yang memanggilnya. Ia bahkan segera ambil langkah seribu untuk segera pergi dari sana.

“Hyunni, tunggu” ucap namja itu sambil memegang, atau mungkin lebih tepatnya mencengkram pergelangan tangan Seohyun.

“lepaskan oppa”

Perlahan namja itu mulai melonggarkan cengkramannya. “dengarkan penjelasanku dulu Hyunni”

“penjelasan ? penjelasan apa ? apa yang perlu Kau jelaskan padaku Kyuhyun oppa ?”

Kyuhyun mulai menggenggam tangan Seohyun yang satu lagi. “mianhae, jeongmal mianhae. Aku dan Dia hanya teman Hyunni. Kau adalah wanita yang paling Aku cintai”

Seohyun menguratkan sesungging senyum kecil dibibirnya. Ada sedikit perasaan bahagia karena kata-kata Kyuhyun itu.

“Hyunni~” panggil Kyuhyun

“ne ?” Tanya Seohyun

“mianhae chagiya”

“ne” jawab Seohyun sambil tersenyum mantap

***

Gadis itu terpaku dengan dua orang yang sedang bermesraan di hadapannya. Seorang wanita dan seorang laki-laki yang sedang berjalan di lorong hotel itu dengan bergandengan tangan. Di tambah si wanita yang asik menempelkan kepalanya dipundak lelaki itu.

“Kyuhyun oppa” panggil Seohyun pelan tapi pasti (?) saat mereka berdua sampai dihadapannya.

TBC…

Iklan